Sejarah Komputer yang Sebaiknya Kamu Tahu

Sejarah Komputer yang Sebaiknya Kamu Tahu

Sejarah Komputer yang Sebaiknya Kamu Tahu

Sejarah Komputer yang Sebaiknya Kamu Tahu – Komputer adalah perangkat elektronik yang memanipulasi informasi atau data. Komputer mampu menyimpan, mengambil, dan mengolah data. Anda mungkin telah mengetahui bahwa Anda dapat menggunakan komputer untuk mengetik dokumen, mengirim e-mail, bermain game, dan menjelajah Web. Anda juga dapat menggunakannya untuk mengubah atau membuat spreadsheet, presentasi, dan bahkan video.

Jauh sebelum komputer masuk ke Indonesia, negara-negara barat sudah lebih dulu mengenalnya. Awalnya komputer digunakan sebagai alat hitung atau untuk hal-hal yang berhubungan dengan aritmatika. Bentuk komputer pada awalnya juga tidak secanggih seperti yang ada sekarang.

Sebelum melangkah ke sejarah perkembangan komputer Anda juga harus tahu siapa penemu komputer pertama kali. Ialah Charles Babbage, seorang ilmuwan matematika yang berasal dari Inggris. Pada mulanya ia menemui beberapa masalah dalam perhitungan menggunakan tabel matematika. Hal ini membuatnya berinovasi untuk menciptakan alat yang bisa meminimalisir kesalahan dalam proses hitung. Pada akhirnya ia berhasil menciptakan mesin penghitung yang dinamai Difference Engine pertama. Mesin inilah yang pada masanya dulu menjadi daftar idn poker asia cikal bakal terciptanya komputer.

5 Generasi Komputer

Perkembangan komputer dibagi menjadi 5 generasi yang dimulai sejak tahun 1941. Informasi lengkapnya akan dirangkum pada artikel di bawah ini.

  • Generasi Pertama (1941-1959)

Pada perang dunia II komputer mulai dikembangkan oleh negara-negara yang terkait untuk kebutuhan perang. Jerman adalah negara pelopor yang berpengaruh dalam perkembangan komputer tersebut. Melalui salah satu insinyurnya yang bernama Conrad Zuse, pada tahun 1941 Jerman berhasil menciptakan sebuah komputer bernama Z3 yang berfungsi untuk merancang pesawat terbang dan peluru kendali. Tidak ingin kalah dengan rivalnya, sekutu Inggris pada tahun 1943 juga berhasil membuat komputer yang dibuat khusus untuk bisa memecahkan kode rahasia yang digunakan Jerman, Komputer ini diberi nama Colossus.

Baru kemudian pada tahun 1946, seorang ilmuwan Amerika Serikat berhasil membuat komputer yang bisa digunakan untuk semua hal serbaguna yang diberi nama ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer). Komputer ini merupakan komputer yang besar dan memakan banyak tempat karena terdiri dari 18 ribu tabung vakum, 70 ribu resistor, 10 ribu kapasitor, 75 ribu saklar dan 5 juta titik solder yang beratnya mencapai 30 ton. Komputer ENIAC inilah yang disebut sebagai komputer generasi pertama.

  • Generasi Kedua (1959-1965)

Komputer pada tahun 1960-an dikembangkan dengan transistor yang memiliki daya listrik dan ukuran lebih kecil. Bahasa mesin pada komputer juga menggunakan bahasa assembly. Komputer transistor ini mulai dipakai pada lembaga-lembaga pemerintahan dan universitas untuk tujuan ilmiah. Kemampuan dari komputer ini juga dinilai lebih cepat dan dapat melakukan pembagian informasi secara real time. Komputer pada generasi kedua ini cukup laris di pasaran walaupun harganya tergolong mahal. Selanjutnya komputer pada generasi kedua dipakai di dunia industri dan kesehatan karena handal dalam hal mencetak data, menghitung gaji dan mendesain produk.

  • Generasi Ketiga (1965-1971)

Komputer generasi kedua yang menggunakan transistor memang telah membuat ukurannya menjadi kecil dan memiliki daya yang lebih hemat. Sayangnya komputer ini menghasilkan panas yang besar saat dipakai yang beresiko merusak bagian komputer yang lain. Hingga akhirnya pada tahun 1958 ada ilmuwan dari Amerika Serikat yang bernama Jack Kilby yang berhasil menemukan solusi dari masalah transistor tersebut. Yaitu dengan memanfaatkan sirkuit integrasi (Integrated Circuit/IC) yang dikombinasikan dengan tiga komponen elektronik dalam piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Selanjutnya para ilmuwan berhasil membuat terobosan satu chip tunggal yang isinya mewakili banyak komponen sehingga membuat ukuran komputer menjadi lebih kecil. Kelebihan dari komputer generasi ini adalah sudah dipakainya sistem operasi (operating system) yang dapat menjalankan banyak program yang berbeda secara bersamaan . Komputer generasi ketiga ini meliputi IBM 30, UNIVAC 9000, UNIVAC 1108 dan GE 600.

  • Generasi Keempat (1971-1980)

Pada generasi keempat, banyak perusahaan-perusahaan yang berhasil bermanuver dengan menggunakan chip tunggal yang menampung ribuan komponen komputer dengan menggunakan teknologi LSI (Large Scale Integration). Selanjutnya chip ini bertransformasi menjadi VLSI atau Very LSI yaitu chip yang berisi ratusan ribu IC yang pada akhirnya tercipta komputer mikro. Pada tahun 1970 perusahaan Intel mengenalkan mikrokomputer 4 bit. Komputer pada generasi keempat ini memakai chip yang berisi 230 transistor yang menjalankan 60 ribu operasi dalam hitungan detik. Lalu pada tahun 1972 munculah mikrokomputer 8 bit yang juga merupakan rancangan Intel. Ciri khas dari komputer di generasi keempat adalah mulai digunakannya green colour dan pemakaian Microsoft Basic untuk bahasa pemrogramannya serta CPM untuk sistem kontrol operasinya.

  • Generasi Kelima (sekarang dan masa yang akan datang)

Komputer pada generasi kelima sudah mulai menggunakan standar PC. Perusahaan yang dianggap ahlinya dalam pengembangan komputer ini adalah Intel dan Microsoft. Bahkan Microsoft resmi menjadi standar internasional untuk software dan hardware komputer. Generasi kelima ini juga sering disebut generasi pentium karena penggunaannya sebagai salah satu mikroprosesor yang dianggap paling canggih. Komputer pada generasi ini juga mempunyai jutaan warna dengan resolusi yang sangat tajam. Selain itu pada masa ini mulai berkembang komputer bergerak seperti laptop. Selanjutnya saat ini masih dilakukan tahap untuk merealisasikan komputer generasi masa depan yang dilengkapi dengan artificial intelligence atau kecerdasan buatan. Tujuannya adalah untuk bisa mewujudkan suatu perangkat komputer yang mampu melakukan komunikasi dengan manusia, mampu menggunakan input visual dan belajar dari pengalaman pribadi.

Comments are closed.