Penemuan Harta Karun Emas Paling Menggemparkan

Penemuan Harta Karun Emas Paling Menggemparkan

Penemuan Harta Karun Emas Paling Menggemparkan

Penemuan Harta Karun Emas Paling Menggemparkan – Dapat menemukan harta Karun Emas merupakan suatu hal yang sangat menggemparkan. Terlebih lagi jika harta karun yang didaptkan adalah dalam bentu Emas dengan nilai yang fantastis.

Selama berabad-abad yang lalu, orang-orang berambisi untuk menemukan harta karun, salah satunya yang berupa timbunan emas. Sementara banyak orang yang mendedikasikan seluruh hidup mereka untuk mencari harta karun, beberapa orang justru menemukannya secara kebetulan.

Namun,  ada saja menghalalkan segala cara untuk mendapatkan harta karun. Misalnya saja dengan merampok kuburan, perusakan makam, hingga perdagangan barang antik di pasar gelap. Hal tersebut tak mengherankan, karena jika mendapat harta karun berupa emas, perak, atau artefak dengan nilai historis tinggi, sang penemu dapat memperoleh aplikasi idn poker versi terbaru keuntungan yang besar.

Berikut kami rangkum penemuan-penemuan Harta Karun Berupa Emas paling menggemparkan untuk anda

1. Harta Karun dari Makam Pemimpin Sipán (Peru)

Pada 1987, sebuah makam dari kebudayaan Moche dibongkar di situs arkeologi Huaca Rajada, di dekat Sipán, Peru. Makam yang paling terkenal merupakan milik Pemimpin Sipán, seorang imam prajurit Mochican, yang di dalamnya terdapat harta mempesona.

Pemimpin tersebut ditemukan berhias emas, perak, tembaga dan ornamen, termasuk hiasan kepala besar berbentuk sabit.

Selain itu juga ditemukan topeng, beberapa hiasan dada yang terdiri dari manik-manik cangkang kerang, kalung, hiasan hidung, anting, tongkat emas dan perak, bendera berlapis logam yang dijahit ke kain katun.

Selain itu, terdapat 10 biji-bijian yang terbuat dari emas di sebelah kanan dan 10 lainnya dari perak di sebelah kiri. Di makamnya juga ditemukan banyak peralatan kegiatan seremonial.

2. Harta Karun Emas dan ‘Ritual Ganja’ (Rusia)

Pada tahun 2013, harta karun emas dengan jejak ganja dan opium ditemukan di sebuah ruang rahasia yang tersembunyi di sebuah gundukan makam Scythian kuno dekat Stropovol, Rusia.

Diyakini, artefak emas dan ganja merupakan bagian dari ritual yang dilakukan oleh masyarakat Scythian.

Di tempat tersebut, para arkeolog menemukan ruangan tersembunyi yang di dalamnya terdapat harta karun emas seberat 3,17 kilogram yang berasal dari 2.400 tahun silam. Artefak tersebut di antaranya dua vas berbentuk kapal, cincin, kalung, gelang, dan tiga cangkir emas.

3. Peninggalan Masyarakat Varna (Bulgaria)

Pada Oktober 1972, seorang ekskavator bernama Raycho Marinov menemukan sebuah pemakaman yang berasal dari Zaman Tembaga pada tahun dan menemukan artefak emas tertua yang pernah ditemukan.

Ketika menggali kuburan ke-43, mereka menemukan tengkorak seorang pria berstatus tinggi karena terdapat banyak emas di makamnya.

Lebih dari 300 makam telah digali dan ditemukan 22 ribu artefak indah, termasuk lebih dari 3 ribu barang yang terbuat dari emas dengan berat total 6 kilogram, dan peninggalan berharga lain.

Masyarakat Varna yang hidup di tepi danau Laut Hitam sekitar 7 ribu tahun lalu di Bulgaria, dikenal sebagai pengrajin barang- barang emas.

4. Harta Karun Emas Anglo Saxon (Staffordshire, Inggris)

Pada 5 Juli 2009, seorang pemburu harta karun amatir bernama Teryy Herbert menggunakan metal detector di wilayah Hammerwich di Staffordshire. Di sana ia menemukan logam yang ternyata emas.

Selama lima hari, Herbert memenuhi 244 tas dengan benda yang terbuat dari emas. Setelah menyadari kemungkinan bahwa wilayah tersebut menyimpan sejarah besar, ia menghubungi pihak berwenang.

Arkeolog Birmingham pun langsung mengekskavasi area tersebut dan menemukan 3.500 benda, termasuk 5 kilogram emas dan 1,3 kilogram perak. Hal tersebut menjadi penemuan emas dan logam terbesar peninggalan Anglo Saxon.

Kini harta karun yang diduga berasal dari Abad ke-7 Masehi itu, berada di Birmingham Museum & Art Gallery. Ditaksir peninggalan tersebut senilai $5,4 juta Rp 71,3 miliar.

5. Topeng Emas Kematian Raja Agamemnon (Yunani)

Setelah menemukan situs kuno legendaris, Troy, di Turki, Heinrich Schliemann berusaha untuk menemukan makam Agamemnon, Raja Mycenae yang memimpin Yunani selama Perang Tojan.

Pada 1876, Schliemann bersama dengan Greek Archaeological Society menggali kuburan yang berasal dari Zaman Perunggu. Di sana mereka menemukan peninggalan petinggi Mycenae, 5 di antaranya menggunakan topeng yang terbuat dari lembaran emas tebal.

Dari lima topeng tersebut, terdapat satu topeng yang menunjukkan pria berjanggut. Schliemann pun mengklaim bahwa benda itu merupakan milik Raja Agamemnon. Namun kebenarannya hingga kini masih menjadi perdebatan.

 

Comments are closed.