Alasan Sains Mengapa Seseorang Takut Naik Pesawat Terbang

Alasan Sains Mengapa Seseorang Takut Naik Pesawat Terbang

Alasan Sains Mengapa Seseorang Takut Naik Pesawat Terbang

Alasan Sains Mengapa Seseorang Takut Naik Pesawat Terbang – Pesawat terbang adalah  pesawat udara yang lebih berat dari udara, bersayap tetap, dan dapat terbang dengan tenaga sendiri. Secara umum istilah pesawat terbang sering juga disebut dengan pesawat udara atau kapal terbang atau cukup pesawat dengan tujuan pendefenisian yang sama sebagai kendaraan yang mampu terbang di atmosfer atau udara.

Di awal tahun ini, kita kembali berduka karena sebuah musibah terjadi, yakni jatuhnya pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta–Pontianak pada Sabtu, 9 Januari 2021. Menurut berita yang ditulis oleh IDN Times pada hari yang sama, pesawat dengan nomor penerbangan SJY 182 ini diduga mengalami kecelakaan dan jatuh di laut sekitar Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Nah, meskipun pesawat terbang masih termasuk Login Club388 moda transportasi paling aman di dunia, nyatanya masih ada kecelakaan pesawat yang membuat kita merasa ngeri sekaligus takut untuk naik pesawat terbang. Menurut sains, ada beberapa alasan logis yang membuat seseorang merasa takut untuk naik pesawat terbang. Apa saja? Yuk, disimak!

1. Aviophobia

5 Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Menurut laman Medical News Today, ada sebuah fobia atau ketakutan berlebih terhadap pesawat terbang, yakni aviophobia. Fobia ini merupakan ketakutan seseorang untuk terbang atau menggunakan pesawat terbang. Secara umum, fobia terbang ini menjadi salah satu penyebab yang paling umum mengapa seseorang takut untuk menggunakan pesawat terbang.

Biasanya, dalam tingkatan yang parah, penderita bisa berkeringat deras, gemetar, mual, pusing yang parah, hingga pingsan. Untuk menghadapinya, satu-satunya jalan adalah dengan cara memupuk keberanian untuk mengatasi ketakutan. Tentu, ini bukan hal mudah. Namun, hanya orang yang bersangkutan yang bisa mengatasi rasa takutnya akan sesuatu.

Jika sudah parah, mungkin tindakan medis akan diperlukan. Biasanya, atas seizin dokter, pasien bisa mengonsumsi obat-obatan anticemas. Namun, tetap saja, solusi terbaik adalah memupuk keberanian dari dalam diri dan bulatkan tekad untuk mengalahkan ketakutan kita.

2. Pengaruh media

5 Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Ketakutan akan sesuatu bisa didapat dari mana saja, salah satunya media. Beberapa media memang kerap memberitakan mengenai kecelakaan pesawat terbang secara berlebihan, bahkan sampai membuat trauma orang lain. Laman Anxiety Coach mencatat bahwa media bisa membentuk seseorang menjadi pribadi yang mudah cemas akan sesuatu.

Bagaimana cara mengatasinya? Batasi membaca atau melihat media yang sering mengulas tentang kecelakaan transportasi, baik itu darat, laut, atau udara. Pasalnya, tidak semua orang bisa memberikan toleransi pada psikisnya untuk memilah mana yang harus ditakuti dan mana yang tidak. Seseorang juga wajib bijaksana dalam mengonsumsi berita dan jangan sampai percaya pada berita hoaks alias berita yang menyesatkan.

3. Memiliki pengalaman buruk dengan pesawat terbang

5 Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Pengalaman adalah guru yang paling berharga. Ya, pepatah itu memang benar adanya. Itu sebabnya, ada banyak orang yang mungkin akan mengalami trauma jika mereka pernah mengalami kejadian tidak mengenakkan dengan pesawat terbang. Mungkin di masa lalu mereka pernah mengalami turbulensi hebat yang cukup menakutkan.

Ilmuwan bernama Dave Carbonell, Ph.D. menyatakan bahwa kasus-kasus ketakutan berlebih saat terbang bisa diakibatkan pengalaman buruk di masa lalu yang terakumulasi menjadi sebuah trauma dalam pikiran seseorang. Ini masih ada hubungannya dengan aviophobia yang sudah dijelaskan di atas. Pengalaman buruk memang bisa membentuk sebuah perasaan traumatis pada pribadi seseorang.

Beberapa cara untuk mengatasinya adalah berdoa dan selalu berpikiran positif. Ya, kedua hal ini secara psikologis telah terbukti ampuh untuk mengatasi ketakutan berlebih, baik dalam hal penerbangan maupun hal-hal lainnya. Dengan selalu berpikiran positif, tubuh kita juga akan menjadi lebih rileks dibanding sebelumnya.

4. Memiliki ketakutan akan ketinggian

5 Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Mungkin ada banyak orang di dunia ini yang takut akan ketinggian. Namun, takut dalam batasan wajar adalah hal normal. Akan tetapi, ketakutan ekstrem pada ketinggian (acrophobia) bisa mengganggu hidup seseorang jika ia akan menggunakan pesawat terbang sebagai moda transportasinya.

Ketakutan ekstrem ini merupakan bagian dari gangguan kecemasan. Namun, dalam batasan yang lebih rendah, ketakutan akan ketinggian merupakan sifat natural manusia yang tertanam dalam proses evolusi. Nah, naik pesawat terbang akan menjadi momok paling menakutkan bagi penderita acrophobia.

Seseorang bisa duduk di baris dekat lorong kabin jika memang ia menderita acrophobia. Dengan duduk di tengah (dekat lorong), diharapkan penderita fobia ini tidak melihat ke arah luar melalui jendela pesawat.

Comments are closed.