5 Mental yang Harus Anda Buang Jika Ingin Menjadi Programmer Handal

5 Mental yang Harus Anda Buang Jika Ingin Menjadi Programmer Handal

5 Mental yang Harus Anda Buang Jika Ingin Menjadi Programmer Handal

5 Mental yang Harus Anda Buang Jika Ingin Menjadi Programmer Handal – Dalam perkembangan zaman yang serba digital seperti saat ini, maka kita yang berada pada kategori generasi Millennial perlu mempertimbangkan sebuah pertimbangan sebelum kita memutuskan untuk belajar serta meniti karier untuk menjadi seorang programmer. Karena pasalnya, untuk menjadi seorang programmer dibutuhkan usaha dan perjuangan yang tidak instant.

Untuk itu kita akan merangkum seputar Live22 Deposit Pulsa Tanpa Potongan 5 mental yang harus dibuang sebelum memutuskan untuk menjadi seorang programmer, lantas mental apa saja yang perlu kita buang? Yuk simak.

1. Tidak ingin belajar dan menerima hal baru 

Menjadi seorang programmer, maka kita dituntut untuk terus belajar serta menerima hal-hal baru terkait dengan teknologi. Untuk itu kita perlu melakukan pembelajaran terkait bahasa pemrogaman yang baru saja muncul agar nantinya kita bisa menjadi seorang programmer yang benar-benar dapat diandalkan.

2. Malas 

Tentu mental seperti ini harus kita buang jauh-jauh, jika kita tidak bisa membuang rasa malas ini maka suatu saat nanti mental tersebut akan membunuh diri dan karier kita. Pasalnya untuk melakukan proses pembuatan program sampai selesai dibutuhkan semangat yang benar-benar semangat tanpa ada rasa malas-malasan.

3. Takut akan tantangan 

Menjadi seorang programmer merupakan salah satu karier yang menyimpan berjuta tantangan di dalamnya, untuk itu sebelum kita memutuskan menjadi seorang programmer, kita perlu mempersiapkan keberanian disamping keahlian yang terdidik untuk menjadi seorang programmer yang siap dalam menghadapi tantangan.

4. Tidak bisa mengendalikan emosi 

Mengapa disini dikatakan emosi? Karena pada pelaksanaannya seorang programmer akan menghabiskan waktunya untuk merancang dan membangun sebuah program. Sedangkan dalam prosesnya dibutuhkan logika yang menjadi landasan algoritma dalam menyelesaikan suatu masalah yang ada pada program. Tentu menjadi seorang programmer kita dituntut untuk mengedepankan logika bukan emosi.

5. Tidak percaya diri 

Salah satu mental yang biasanya ada di setiap diri manusia, di mana jika kita tidak membuang mental ini maka kita akan dihadapi dengan ketakutan serta menjadikan diri kita menjadi pesimis dalam penerapan pekerjaan terkait sebagai penulis bahasa kode pemrogaman.

Comments are closed.