Teori dan Pandangan Para Ilmuwan Mengenai Dunia Paralel

Teori dan Pandangan Para Ilmuwan Mengenai Dunia Paralel

Teori dan Pandangan Para Ilmuwan Mengenai Dunia Paralel

Teori dan Pandangan Para Ilmuwan Mengenai Dunia Paralel – Dunia adalah nama umum yang digunakan untuk menyebut keseluruhan peradaban manusia, pengalaman manusia, sejarah, atau kondisi manusia secara umum di seluruh Bumi, atau mengenai segala sesuatu yang terdapat di atasnya.

Dalam sains, terutama yang bersinggungan dengan science fiction, konsep akan dunia paralel atau multiverse bukanlah hal baru. Meski begitu, beberapa kalangan akademisi pernah mengajukan gagasan dan tesis mengenai dunia paralel yang dibahas secara ilmiah.

Sejarah dunia umumnya mencakup perkembangan geopolitik sejak lima ribu tahun yang lalu, dari peradaban pertama hingga saat ini. Di bawah ini ada beberapa gagasan sains atau teori daftar idn poker 99 dunia paralel. Apa saja? Yuk, cari tahu bersama.

1. Bubble universe

Gagasan Sains, 5 Teori dan Pandangan Ilmuwan Mengenai Dunia Paralel

Bubble universe adalah sebuah gagasan atau pandangan unik tentang alam semesta. Menurut Live Science, pandangan ini dibuat untuk mendamaikan sekaligus menjadi jalan tengah antara teori string dan realitas energi gelap.

Secara sederhana, teori ini merupakan gabungan antara relativitas umum milik Albert Einstein dengan mekanika kuantum. Teori string inilah yang menjadi landasan berpikir bagi teori segala sesuatu yang pernah dicetuskan oleh Stephen Hawking.

Dalam bubble universe, alam semesta dianggap banyak dan berkelompok. Keberadaannya juga terdapat di dalam balon-balon layaknya gelembung yang menampung triliunan galaksi. Bagaimana, apa kamu setuju dengan gagasan ini?

2. Mathematical universe

Gagasan Sains, 5 Teori dan Pandangan Ilmuwan Mengenai Dunia Paralel

Kalau kamu sudah sangat bingung memahami apa itu bubble universe, maka kamu akan lebih dibuat bingung dengan konsep mathematical universe. Secara sederhana, gagasan rumit ini berisi tentang pandangan yang menyatakan bahwa penghitungan matematika bisa berubah tergantung di alam semesta mana angka tersebut dihitung.

Dilansir laman sains Space, konsep ‘gila’ ini ditemukan oleh Max Tegmark, seorang ilmuwan matematika dan fisika dari Institut Teknologi Massachusetts. Adanya gagasan bahwa alam semesta ini tidak berdiri secara tunggal, membuat ia melakukan banyak studi.

Studi tersebut menghasilkan sebuah gagasan, bahwa angka dalam matematika hanyalah sebuah kepastian yang berlaku di alam semesta kita saja, bukan di alam semesta lainnya.

Max Tegmark juga beranggapan bahwa entah di suatu tempat di luar jangkauan manusia, ada sebuah dimensi alam semesta yang sama dengan alam semesta kita, namun berbeda secara hitungan matematis. Ia sangat percaya dengan keberadaan multiverse atau dunia paralel, meskipun masih mustahil untuk dibuktikan saat ini.

3. Infinite universe

Gagasan Sains, 5 Teori dan Pandangan Ilmuwan Mengenai Dunia Paralel

Gagasan ini adalah pandangan yang paling umum yang sering kita dengar dalam dunia sains. Secara sederhana, dengan gagasan atau hipotesis ini seseorang bisa melihat dirinya sendiri di zona dimensi yang berbeda.

Keberadaan alam semesta ini pun demikian. Keberadaannya dianggap tidak terbatas jumlahnya dan itu berlaku dalam waktu yang terus menerus secara konstan.

Namun, gagasan atau hipotesis ini juga sudah sering dipatahkan oleh pandangan ilmuwan lainnya. Dilansir Astronomy, menurut pengukuran yang dilakukan oleh banyak ilmuwan di dunia, ditemukan fakta bahwa alam semesta bukanlah zona tanpa batas. Meskipun sangat amat luas, namun alam semesta dianggap masih terbatas dan tidak abadi.

4. Daughter universe

Gagasan Sains, 5 Teori dan Pandangan Ilmuwan Mengenai Dunia Paralel

Daughter universe merupakan teori atau gagasan tentang alam semesta yang jamak. Bahkan, dalam gagasan ini, manusia tidaklah sendirian. Ada banyak jenis manusia lainnya di dimensi yang berbeda dengan dimensi alam semesta kita.

Mulanya hipotesis ini dikemukakan oleh ilmuwan bernama Hugh Everett pada 1950-an. Dalam pandangannya, alam semesta yang terbentuk sekitar 13,8 miliar tahun lalu ini memiliki banyak salinan.

Nyatanya, gagasan dari Everett ini juga sulit dibantah. Sudah beberapa dekade ini masih belum ada yang mematahkan gagasan yang dianggap ‘absurd’ tersebut.

Bahkan, beberapa pandangan yang pernah dicetuskan oleh ilmuwan modern, seperti Stephen Hawking justru menyiratkan bahwa alam semesta kita ini memang jamak atau banyak. Itu sebabnya, Hawking merumuskan teori segala sesuatu, yakni sebuah teori yang dianggap paling rumit di dunia karena akan bersinggungan dengan dunia paralel.

5. Parallel universe

Gagasan Sains, 5 Teori dan Pandangan Ilmuwan Mengenai Dunia Paralel

Ide mengenai dunia paralel tentu saja tidak bisa dilepaskan dari hipotesis parallel universe. Parallel universe adalah sebuah pemahaman yang menyatakan, bahwa alam semesta itu memiliki jumlah lebih dari satu. Entah itu jamak atau pun tidak terbatas.

Dilansir Scientific American, dalam lamannya menulis bahwa teori ini bisa saja benar jika alam semesta mampu melahirkan gelembung lain yang menyebabkan kemunculan alam semesta di dimensi lain.

Tapi, kalau ini benar, maka teori ini akan sejalan dengan teori inflasi. Parallel universe menganggap bahwa alam semesta itu abadi dan terus mengembang tanpa batasan waktu. Jika memang alam semesta itu abadi, maka dimungkinkan kelahiran-kelahiran gelembung alam semesta yang baru.

Comments are closed.