Program-program Bansos Ini Akan Tetap Berlanjut di 2021

Program-program Bansos Ini Akan Tetap Berlanjut di 2021

Program-program Bansos Ini Akan Tetap Berlanjut di 2021

Program-program Bansos Ini Akan Tetap Berlanjut di 2021 – Program Program Bansos untuk Rakyat mencakup Program Indonesia Pintar (PIP), Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), & Bansos Rastra/ Bantuan Pangan Non Tunai. Perluasan program bantuan sosial merupakan komitmen pemerintah untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.

Diberitakan Kompas.com, Sabtu (2/1/2021), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir memastikan subsidi listrik PLN diperpanjang.

“Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang waktu pemberian bantuan keringanan biaya listrik PLN berupa diskon Poker Pulsa Telkomsel 100 persen atau gratis untuk pelanggan rumah tangga daya 450 VA serta diskon 50 persen untuk pelanggan rumah tangga daya 900 VA selama tiga bulan ke depan, sampai bulan Maret 2021,” kata Erick dalam siaran pers, Sabtu (2/1/2021). Menurut Erick, subsidi biaya listrik tetap akan berlaku sesuai dengan sistem yang sudah berjalan sebelumnya.

Hal ini terlihat dari menurunnya angka kemiskinan dari 11,22% pada tahun 2015, menjadi 9,82% pada tahun 2018. Gini rasio juga berkurang dari 0,408 pada tahun 2015 menjadi 0,389 pada tahun 2018. Sementara Indeks Pembangunan Manusia Naik dari 68,90 pada tahun 2014 menjadi 70,81 pada tahun 2017.

Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan ada beberapa program bantuan sosial yang masih berlanjut di 2021. Program-program sudah masuk ke dalam pagu anggaran Kementerian Sosial sebesar Rp92,82 triliun.

Program reguler pertama yang masih berlanjut yaitu Program Keluarga Harapan atau PKH. Juliari mengatakan, target program tersebut di 2021 yaitu mencapai 10 juta keluarga penerima.

“Dengan komponen-komponen yang sama dan juga indeks bantuan yg sama, dengan anggaran Rp28,71 triliun dan arahan Bapak Presiden program ini akan kami sempurnakan juga dalam rangka membantu percepatan penanggulangan stunting,” jelas Juliari dalam keterangan persnya, Jumat (14/8/2020).

Selain PKH, Program Kartu Sembako juga masih tetap ada di 2021. Dia menuturkan, targetnya mencapai 18,8 juta keluarga penerima manfaat dengan anggaran Rp45,12 triliun. Nominalnya akan naik dari Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu.

“Ini akan kita teruskan untuk daya beli, memastikan konsumsi keluarga-keluarga dengan¬†income¬†terbawah tetap terjaga khususnya disaat pandemik,” ucap dia.

Selain itu, bansos tunai juga dianggarkan untuk 6 bulan. Dari nominal yang awalnya berjumlah Rp300 ribu, di 2021 akan berkurang menjadi Rp200 ribu per bulan.

“Ini kita ambil indeksnya agar sama dengan indeks bantuan daripada program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kartu Sembako dengan anggaran Rp12 triliun,” tutur dia.

Comments are closed.