Begini Cerita Nelayan Penemu Oarfish Pertanda Gempa Tsunami

Begini Cerita Nelayan Penemu Oarfish Pertanda Gempa Tsunami

Begini Cerita Nelayan Penemu Oarfish Pertanda Gempa Tsunami

Begini Cerita Nelayan Penemu Oarfish Pertanda Gempa Tsunami – Oarfish  adalah ikan lampriform pelagis berukuran besar, sangat memanjang, dan  termasuk dalam famili kecil Regalecidae. Ditemukan di semua samudra beriklim sedang hingga tropis namun jarang terlihat, famili oarfish mengandung tiga spesies dalam dua generasi .

Salah satunya, oarfish raksasa ( Regalecus glesne ), adalah ikan bertulang terpanjang yang hidup, tumbuh hingga panjang 8 m (26 kaki).  Warganet baru-baru ini dihebohkan kemunculan ikan jenis Oarfish di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Ikan yang biasanya hidup di laut dalam itu dikaitkan dengan tanda-tanda munculnya gempa dan tsunami dalam waktu dekat.

Kemunculan Oarfish dikabarkan akun Facebook Judi Bola Deposit Pulsa Irma Yanti Irma. Kabar itu kemudian viral di media sosial, hingga Badan Meteorologi Klimatologi dam Geofisika (BMKG) pun turut berkomentar. Haerul, nelayan asal Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba penemu Oarfish di perairan Selayar mengaku menemukan ikan itu saat ia melaut pada Minggu. Saat itu, dia bersama rekan-rekan di Kapal Motor Nelayan Anugerah sudah satu pekan berada di tengah laut.

1. Oarfish ditangkap saat mendekat ke kapal dengan kondisi loyo

Begini Cerita Nelayan Penemu Oarfish Pertanda Gempa dan Tsunami

Haerul bercerita, Oarfish muncul di permukaan laut sekitar pukul 12.00. Ikan pipih berbintik dan bersirip panjang itu berlayar di sekitar kapal yang tengah berhenti.

Haerul bersama teman-temannya lantas menangkap ikan tersebut dan diangkat ke atas kapal. Ikan itu terlihat lemas, dan tanpa perlawanan saat diangkat menggunakan ganco.

“Pas (kapal) mau pindah itu hari. Ikannya sudah loyo. Mungkin karena ikan itu tidak suka dengan cahaya,” kata dia.

2. Ikan itu belum pernah terlihat selama tiga generasi

Begini Cerita Nelayan Penemu Oarfish Pertanda Gempa dan Tsunami

Haerul yang mulai aktif melaut dua tahun terakhir, mengaku tidak pernah melihat Oarfish sebelumnya. Dari informasi yang dia kumpulkan dari pemilik kapal dan masyarakat di kampungnya, dia ikan itu belum pernah muncul di sekitar Bulukumba dan Selayar dalam waktu lama.

“Seumur-umur kakekku melaut, baru muncul itu di Selayar. Berarti tiga generasi. Yang punya kapal juga bilang, dari kecil sampai sekarang belum pernah lihat ikan begitu,” kata dia.

3. Mitos tentang Oarfish diketahui dari internet

Saat menangkap Oarfish, Haerul dan kawan-kawan belum mengetahui jenis ikan itu. Dia baru mengetahui belakangan dari sepupunya, setelah melakukan pencarian di internet.

Mitos yang mengaitkan Oarfish dengan pertanda akan datangnya gempa dan tsunami pun baru diketahui, setelah membuka sejumlah referensi informasi melalui mesin pencari di internet.

“Tapi orang di kampung kan tidak percaya. Ikan ini muncul mungkin karena terganggu di bawah atau apa, kita tidak tahu,” kata Haerul

Comments are closed.